5 di - Menerjemahkan

Hati2 di musim hujan ini, MARKA JALAN sangat licin, dan bukan unt dilindas, melainkan hanya penanda pembatas !!

image
5 di - Menerjemahkan

Amiiin 🙏

image
6 di - Menerjemahkan

Jakarta sore ini 😥

image
6 di - Menerjemahkan

bukan siapa yang datang lebih awal, tapi siapa yang pulang lebih awal 🤭
overseas 3x 💪🏽💪🏽💪🏽

#ngerjainyangpenting_yangpentingkerja

image
6 di - Menerjemahkan

bukan siapa yang datang lebih awal, tapi siapa yang pulang lebih awal 🤭
overseas 3x 💪🏽💪🏽💪🏽

#ngerjainyangpenting_yangpentingkerja

image
6 di - Menerjemahkan

bukan siapa yang datang lebih awal, tapi siapa yang pulang lebih awal 🤭
overseas 3x 💪🏽💪🏽💪🏽

#ngerjainyangpenting_yangpentingkerja

imageimage
6 di - Menerjemahkan

bukan siapa yang datang lebih awal, tapi siapa yang pulang lebih awal🤭
overseas 3x 💪🏽💪🏽💪🏽

#ngerjainyangpenting_yangpentingkerja

image
6 di - Menerjemahkan

bukan siapa yang datang lebih awal, tapi siapa yang pulang lebih awal🤭
overseas 3x 💪🏽💪🏽💪🏽

#ngerjainyangpenting_yangpentingkerja

image
6 di - Menerjemahkan

bukan siapa yang datang lebih awal, tapi siapa yang pulang lebih awal🤭
overseas 3x 💪🏽💪🏽💪🏽

#ngerjainyangpenting_yangpentingkerja

imageimage
6 di - Menerjemahkan

“CV-ku sudah bagus, tapi kenapa masih ditolak?”

Pertanyaan ini wajar, dan jujur saja, rasanya memang tidak enak. Sudah berusaha merapikan CV, menyiapkan pengalaman, meningkatkan skill, tapi tetap belum lolos.

Dari sisi HR, proses seleksi jarang cuma soal siapa yang paling hebat. Perusahaan dan kandidat itu seperti puzzle: yang dicari bukan kepingan termahal atau terbesar, tapi yang paling pas.

Jadi penolakan nggak selalu berarti kamu kurang bagus. Bisa jadi kepinganmu belum ketemu papan yang tepat.

image